Pria Asal Klaten Nekat Jual Ginjal Demi Sesuap Nasi di Tengah Pandemi, Ganjar Pranowo Bereaksi

Pria Asal Klaten Nekat Jual Ginjal Demi Sesuap Nasi di Tengah Pandemi, Ganjar Pranowo BereaksiTRIBUNNEWS.COM - Frans Larry Oktavianus (43) menjadi perbincangan setelah potretnya berjalan kaki sambil membawa poster menawarkan ginjalnya viral di media sosial.

Belakangan, diketahui bahwa pria tersebut merupakan warga Klaten, Jawa Tengah.

Kesulitan yang dihadapinya di tengah pandemi, membuat Frans mulai tak mampu berpikir jernih.

Tak adanya biaya untuk menghidupi anak dan istri ditambah harus melunasi utang, membuat Frans memutuskan menjual ginjal.

Rumah keluarga Frans Larry Oktavianus (43) yang nekat menjual ginjal dan akan melakukan aksi jalan kaki menuju Semarang menemui Gubenur Jateng, Ganjar Pranowo, di Desa Ngering, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten, Minggu (3/5/2020).
Rumah keluarga Frans Larry Oktavianus (43) yang nekat menjual ginjal dan akan melakukan aksi jalan kaki menuju Semarang menemui Gubenur Jateng, Ganjar Pranowo, di Desa Ngering, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten, Minggu (3/5/2020). ()
Menanggapi hal ini, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pun memberikan tanggapan.

Ia menyayangkan cara Frans yang disebutnya terlalu 'ngeri'.

Bagaimana mulanya Frans nekat menjual ginjalnya?


1. Jadi Korban PHK

DEMO BURUH - Massa buruh berunjuk rasa dalam rangka memperingati Hari Upah Kerja Layak Sedunia di depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Sabtu (7/10). Mereka menuntut pemerintah mencabut PP 78 Tahun 2015 tentang pengupahan, menolak upah murah dan naikan UMP/K tahun 2018 sebesar 50 persen, jalankan jaminan kesehatan gratis untuk seluruh rakyat, dan stop PHK buruh. Warta Kota/henry lopulalan

Frans dirumahkan lantaran perusahaan cuci mobil tempatnya mengais rezeki sepi pelanggan akibat virus corona.

Karena itulah, ia tak bisa mendapat penghasilan.

Himpitan ekonomi di tengah wabah virus corona bahkan telah membuatnya kehilangan akal sehat.

Bagaimana tidak, untuk mendapatkan uang ia bahkan sampai menawarkan ginjalnya.

Melansir dari Tribun Jateng, Frans dikabarkan berjalan kaki dengan membawa poster untuk menawarkan ginjalnya.

Poster yang dipasang di bagian dada dan punggung itu bertuliskan niat Frans untuk menjual ginjal miliknya